Menu
0 Comments

FAKTA DARI KALAHYA TIMNAS GARUDA

Dengan  kekalahan akan timnas Indonesia U-19 atas timnas Malaysia, dengan melalui darma adu pinalti yang di gelar di Sidoarjo telah membuat beberpa fakta yang sangat menarik untuk di ketahui. Berikut beberpa fakta tersebut menurut situs prediksi parlay jitu.

  1. Kehadiran Egy Maulana Vikri

Meski telah di daftarkan sejak awal oleh PSSI pada ajang kompetisi Piala AFF U-19, nama Egy Maulana baru saja bergabung pada babak semifinal melawan Malaysia. Dia harus absen untuk bisa mengikuti pemusatan latihan club barunya yaitu Gdansk di Polandia. Dan akhirnya pemian bola berdarah medan itu bisa pulang ke Indonesia saat Indonesia harus bertanding melawan Malaysia di babak semifinal.

Pada pertandingan itu, juga skaligus menjadi laga pertama Egy pada ajang AFF U-19 bersama rekan-rekannya.

Di sepanjang laga, peran Egy begitu terlihat untuk timnas indonesaia. Dia sangat sering menjadi motor untuk serangan sang garuda muda nusantara. Bahkan dia juga sangat sering merepotkan lini belakang timnas Malaysia. Dia  juga telah mencatatkan namanya pada papan pencetak gol untuk timnas Indonesia setelah golnya dari titik putih berhasil menjebol gawang Malaysia.

  1. Di tambahnya Personil Pengamanan

Mengingat lawannya pada semifinal ini adalah musuh bebunyutan dari timnas Indonesia, maka dari itu pihak PSSI memperketat benteng keamanan dengan menambahkan jumlah personel kepolisian dan juga pemeriksaan di perketat pada setiap pintu masuk Stadion.

Dan benar saja, setelah itu beberpa aparat kepolisian, Brimob dan juga di bantu anggota TNI ikut turut mengamankan jalannya pertandingan antara Indonesia vs Malaysia itu.

  1. Pemanfaatan sisi lapangan

Dengan hadirnya pemian bernama Egy Maulanan juga berdampak pada permainan Indonesia. Para pemian timnas Indonesia sangat sering memanfaatkan sisi sayap untuk mengobrak-abrik lini pertahanan timnas Malaysia.

Bukan hanya itu, menumpuknya lini dengan pemian Malaysia yang di jaga oleh lima pemian gelandang, memaksa anak asuh Indra Sjafri itu untuk bisa membangun serangan dengan memanfaatkan lebar sisi lapangan. Dan akhirnya gol cepat di ciptakan para pemain Indonesia dengan memanfaatkan sisi lapangan. Serangan  Saddil Ramdhani dari sisi lapangan harus di langgar oleh pemain Malaysia dan membuahkan bola pinalti yang berhasil di manfaatkan oleh Egy Maulana menjadi gol untuk indonesia.

  1. Pemain timnas Indonesia cidera

Tidak tahu jika ini berpengaruh atau tidak, yang pasti selepas 2 pemian timnas Indonesia kaluar yaitu Egy Maulana dan Saddil Ramdhani akibat cidera membuat serangan timnas garuda Indonesia menjadi kurang tajam untuk bisa menembus pertahanan lawan.

Serangan yang ketika awal sering di bangun oleh Egy, Ramdhani, Sulaeman dan Rivaldo akhirnya menjadi sangat kurang tajam untuk  bisa mengobrak-abrik pertahanan Malaysia.

Padahal pada prediksi bola di perkirakan dengan hadirya Egy pada Timnas garuda bisa menambah daya serang para pemain timnas  Indonesia. Tapi akhirnya Egy harus keluar lapangan sebelum peluit babak akhir di tiup.

Tags: ,